Jelajah Muria #2. Air Terjun Kedung Paso.

air-terjun-kedung-paso

“Mas mboten sekalian teng Kedung Gerimis kalih Kedung Paso? (Mas nggak sekalian ke kedung gerimis dan kedung Paso).

Ungkap Ibu warung (anggap saja Ibu Aminah) di parkiran saat kami menyeruput kopi sambil berdiri #nggak sopan, tepok sendal. Terhenti sejenak, kami saling menatap satu sama lain. Pandangan beralih kepada Bu Aminah semua. Beberapa pertanyaan  tentang Kedung Paso dan Kedung Gerimis kami lontarkan ke Bu Aminah sambil menyeruput kembali kopi hangat buatannya. Kami semua penasaran dengan Air Terjun Kedung Paso dan Kedung Gerimis. Selesai ngopi, temen-temen saya tantang untuk ke sana. Aan sebenarnya ragu untuk ikut lanjut ke air terjun tersebut. Karena bujukan maut saya yang membahana, ahirnya ke empat teman saya itu setuju untuk menjelajahi dua air terjun tersebut. Hanya Mas Izza yang enggak setuju untuk ikut. Alasannya, ada acara. Ok lah nggak apa-apa yang penting tetap bisa menjelajahi Kedung Paso dan Kedung Gerimis.

Bu Aminah menjelaskan jalan setapak menuju Air Terjun Kedung Paso dan Kedung Gerimis yang mana dua air terjun ini berada pada satu aliran air. Nggak jauh kok dari Air Terjun Kedung Gender. Ah, semakin mempermudah kami untuk menjelajahinya. Tanpa fikir panjang kami lanjutkan menuju ke Air Terjun Kedung Paso terlebih dahulu.

Kami semua mengikuti jalan setapak yang ditunjukkan oleh Bu Aminah hingga melewati satu air terjun. Kami menebak-nebak apakah itu Kedung Paso Atau Kedung Gerimis karena tidak adanya penunjuk ataupun nama air terjun tersebut. Waktu semakin sore ditambah mendung yang cukup gelap membuat kami harus cepat melangkah. Bonita, Aan, Ipul dan Mario mau berhenti di air terjun itu, namun aku melarangnya dan menyarankan untuk ke air terjun yang berada paling ujung terlebih dahulu. Merekapun ngikut aja hehehe #bagus nak. Tak lama kemudian terlihat beberapa orang berperawakan gempal sedang mendirikan warung tenda yang digunakan untuk berjualan. Saya yakin itu adalah warga sekitar yang ingin mendapatkan peruntungan dengan berjualan di lokasi sekitar air terjun. Sedangkan di ujung sudah terlihat guyuran air yang melimpah. Hah, rasanya adem banget melihatnya.

Di sana sudah terlihat ada beberapa pemuda yang sudah telanjang dada dan siap menceburkan dirinya di kolam air. Saya masih penasaran, ini air terjun apa? Tidak adanya tulisan yang menunjukkan sebuah nama air terjun ini sehingga kami saling bertanya satu sama lain. Karena saya pemberani, sayapun menanyakan ke pemuda yang sudah telanjang dada tersebut.

“Mas, iki jenenge air terjun opo? (Mas, Ini namanya air terjun apa?) Tanyaku sambil berteriak lantang”

“Kedung Paso Mas. Jawab mereka secara serempak”

Sejenak menoleh ke temen-temen yang lain tiba-tiba, byurrr…. Pandangan kami mengarah ke kolam di bawah guyuran air. Saya fikir apaan gitu, ternyata mas-mas yang telanjang dada itu menceburkan dirinya dengan melompat dari atas batu. Maksud hati ingin ikut menceburkan diri seperti mereka. Tapi apa daya, nggak ada yang setuju untuk menceburkan diri diantara kami. Rasanya seru, apalagi airnya sangat jernih. Ah, mungkin lain kali bisa ke sini lagi. Akhirnya saya gagalkan niat suci untuk bermain air di Kedung Paso.

petualang-kedung-paso

Kalau saya bilang, ini bukanlah air terjun. Menurut saya pribadi ini merupakan pemandian alam yang berupa sungai, kebetulan memiliki jeram yang cukup tinggi dan airnyapun melimpah serta memiliki kolam air yang cukup besar di bawahnya sehingga semakin melekatkan kalau ini adalah sebuah air terjun. Yasudahlah, boleh dibilang air terjun, boleh juga dibilang pemandian alam, tergantung pendapat masing-masing. Namun lebih terkenal dengan sebutan AIr Terjun Kedung Paso. Tapi seru sekali jika bermain air di sini. Kolam airnyapun cukup dalam. Dan satu lagi, tidak begitu ramai pengunjung. Juga belum ada sampah yang berserakan. Jadi, bisa bebas bermain air di sini. Kami berlima di sini hanya berswafoto dan melanjutkan jelajah Muria ke Air Terjun Kedung Gerimis. Jika kamu ke sini, jangan lupa buang sampah pada tempatnya ya dan jagalah alam dari sampah agar tetap terjaga dengan baik. Setelah puas berswafoto, kami lanjutkan Jelajah Muria ke air Terjun Kedung Gerimis.

Ceritanya di postingan selanjutnya, klik di sini

 

Advertisements

30 thoughts on “Jelajah Muria #2. Air Terjun Kedung Paso.

  1. Sama banget, saya juga pasti memilih lokasi terjauh dulu kalau kebetulan ada beberapa objek yang kepengin didatangi. Nanti pulangnya kan bisa singgah-singgah, hehe. Seru nih buat mandi-mandi Mas air terjunnya. Berarti kudu persiapan baju ganti dan waktu yang banyak supaya main airnya bisa puas. Nama mah kurang penting, yang penting bisa mandi di air jernih #eh.

    Like

    • Bener sekali Mas. Kalau di hitung, ada sekitar 5 air terjun di lereng muria. Mungkin bisa lebih malah. Lokasinyapun berdekatan dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengunjungi air terjun yang satu dengan yang lainnya.

      Like

  2. haha. iya. bener, ini bukan air terjun. ini sungai.
    dulu punya pengalaman. pas di Talaud. sampai masuk2 hutan, katanya ada air terjun bagus. Terus pas nyampe. Zonk banget. “ini mah kencing kuda”. haha.
    Tapi seru sih kalau susur sungai gini. aku suka

    Like

    • Dari kekecewaan itu, ada keseruan yang bisa didapatkan yo Mas. Serunya di sini itu bisa main air bebas, apalagi kolam airnya sedalam 2 meter dan cukup besar, jadi bisa nyebur dari atas batu.

      Like

  3. Fine way of describing, and fastidious paragraph to get information on the topic of my presentation focus,
    which i am going to present in academy.

    Like

    • Hahaha, Lhah aku lupa tanya nama Ibunya karena saking nikmatnya minum kopi sambil dengerin arahannya. Hayuk explore Muria Mas. Kalau sampai detik ini yang aku tahu ada sekitar 6 air terjun di sana. Jangan lupa incip pecel pakisnya juga yang menjadi kuliner khasnya muria.

      Like

Terima kasih sudah mampir di blog yang sederhana ini. Silahkan tinggalkan jejakmu di kolom komentar. Senang bisa berbagi pengalaman dengan kamu melalui blog ini. Salam Blogger :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s