Pulau Panjang

Ini perjalanan saya menyisiri pantai di Kota Ukir Jepara. Setelah dari Pantai Bandengan saya bersama rombongan berangkat ke Pulau Panjang menggunakan perahu Wisata Bahari yang dikemudikan menggunakan mesin diesel. Pulau ini memiliki pasir putih dengan dikelilingi laut dangkal berair jernih serta memiliki terumbu karang. Bagian tengah pulau ini terdapat hutan tropis dengan pohon yang tinggi menjulang serta diselingi perdu dan semak sebagai tempat burung laut berkembang biak. Jenis pohon yang ada di pulai ini adalah Pinus, Randu Kapuk, Asam Jawa dan Dadap. Pulau ini tak berpenghuni, yang ada hanya Makam seorang ulama yaitu Makam Syekh Abu Bakar. Banyak orang yang berkunjung ke pulau ini untuk berziarah ataupun sekedar menikmati indahnya alam. Pulau ini sangat cocok di bangun untuk resort tanpa harus merusak ekosistem yang ada disini, sayangnya dari pihak pemerintah setempat kurang memanfaatkan tempat ini. Pulau ini bisa ditempuh melalui Pantai Kartini maupun Pantai Bandengan. Waktu saya kesini saya melalui Pantai Bandengan. Perjalanan dari Pantai Bandengan ke pulau ini kira-kira ± 30 menit menggunakan perahu wisata bahari yang saya sebut di atas. Sepanjang perjalanan, kami se-rombongan sangat menikmati indahnya lautan kota Jepara yang berwarna biru. Terik matahari tak mengurangi semangat kami untuk menuju pulai ini. Sesampainya di pulau ini, saya lihat sekarang sudah berbeda dengan yang dulu. Saya baru dua kali mengunjungi pulau ini. Pertama kali saya ke pulau ini kira-kira kelas 3 SD. Pulau Panjang dulu tak sebagus sekarang, dulu pulau ini sangat memprihatinkan sebelum di bangun seperti sekarang ini. Saya lihat di sini sudah di bangun beberapa Gazebo tempat berteduh dan beristirahat para wisatawan ketika mengunjungi tempat ini. Ada juga dermaga yang memanjang mengarah ke tengah laut. Ketika kami masuk ke pulau ini, kami tidak masuk sampi ke dalam karena dari pihak nahkoda perahu yang kami tumpangi hanya memberi waktu 30 menit. Betapa singkatnya kami berada di pulau ini. Untuk mempersingkat waktu kami langsung mengarah ke dermaga dan menuju ke samping kiri dermaga. Betapa indahnya pantai di pulau ini, saya sempat berfikir sejenak bahwa ini bukan Jepara karena rasanya tak mungkin Jepara punya pantai seindah ini. Hamparan pasir putih dan air yang jernih berwarna hijau ke biru-biruan memacu semangat saya untuk mengambil gambar di sini. Teman-teman saya pun tak mau kalah untuk mengambil gambar di pulau ini. Saya lihat tempat ini agak sedikit kurang bersih menurut saya, karena masih banyaknya sampah yang menghiasi pantai di pulau ini. Saya pun tak melihat sosok seorang petugas kebersihan di pulau ini. Entah saya yang tidak melihatnya apa memang benar-benar tidak ada petugas kebersihan di sini. Semoga pemerintah setempat lebih memperhatikan kekayaan alam yang ada di sini. Setelah 30 menit lamanya, kami kembali bergegas menuju perahu yang kami tumpangi. Kami semua kembali ke Pantai Bandengan dan menempuh perjalanan laut selama 3o menit. Ini beberapa foto yang saya ambil bersama teman-teman di pulau ini.

 

Oh ya hampir saja lupa.Uuntuk masuk lokasi ini kita harus membayar tiket masuk Rp. 3000,-/orang. Murah sekali bukan!. Anda tertarik berkunjung ke pulau ini? Anda bisa berkunjung ke pulau ini kapanpun, saran saya lebih baik waktu hari libur saja agar anda tidak kesepian ditempat ini. Jangan lupa ajak teman-teman anda. Selmt berwisata 🙂

Note : Foto di atas diambil oleh Me, kakak beny dan Mbak Indies. Buat kakak Beny dan Mbak Indies terimakasih atas pengambilan fotonya. 

Advertisements

4 thoughts on “Pulau Panjang

Terima kasih sudah mampir di blog yang sederhana ini. Silahkan tinggalkan jejakmu di kolom komentar. Senang bisa berbagi pengalaman dengan kamu melalui blog ini. Salam Blogger :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s